Menyoal Fatwa Haram Game PUBG, Sebaiknya di Blokir Saja

Oleh : M. Saleh Yusuf

SekilasInfo.id, Banda Aceh – Aceh Sedang di gaungkannya dengan isu terkait fatwa ulama Aceh mengenai Haramnya Game PUBG. Menurut MPU Aceh, Fatwa tersebut disahkan karena adanya beberapa faktor mudharat yaitu Menciptakan perilaku yang tidak baik, Adanya unsur kekerasan dan Kekerasan Brutal, menganggu kesehatan, serta MPU juga menilai permainan ini dapat memicu radikalisme karena mempraktikan peperangan dan pembunuhan.

Jika kita melihat di media social, adanya Pro dan Kontra yang terjadi di kalangan pemuda Aceh. Ada yang sepakat dengan fatwa tersebut, dan ada juga yang tidak sepakat dengan fatwa tersebut.

Permainan  yang bergenre battle royal itu menuai kontroversi setelah disebut mirip dengan aksi pelaku penembakan brutal masjid di Chistchurch, Selandia Baru Pada 15 Maret 2019.

Fenomenanya, Setelah MPU Aceh menetapkan haramnya game PUBG ini masih juga banyak masyarakat dan pemuda aceh yang memain kan game battle royal ini Karena mereka menganggap game ini hanya unuk kesenangan dan positifnya beberapa pemuda di Indonesia maupun Aceh berpenghasilan dari Game PUBG tersebut.

Pemuda dan Gamers Aceh Tentunya merasa kecewa dengan adanya fatwa ini. realitasnya yang terjadi di tempat umum seperti kafe atau warung kopi mereka masih tetap memainkan game PUBG tersebut dan menghiraukan keputusan yang sah dari MPU Aceh. Ada baik nya setiap kafe atau warung kopi menerapkan keputusan sah MPU Aceh tersebut dan melarang para pengunjung untuk bermain game PUBG tersebut.

Di Kabupaten pidie pada 22 Juni 2019, di sebuah kafe ada yang mengadakan Turnamen PUBG. Namun ketika turnamen itu sedang berjalan di Razia oleh pihak satpol PP-WH. Para pesertapun merasa tidak nyaman dengan tindakan pihak Satpol PP-WH setempat yang langsung melakukan pengraziaan di kafe tersebut dikarenakan Fatwa MPU Aceh tersebut. tindakan ini tentu mengecewakan Tim-tim yang sedang mengikuti Turnamen pubg tersebut.

Untuk menjaga kestabilan dan keharmonisan sesama warga aceh, Alangkah lebih eloknya game PUBG Mobile yang bergenre battle royal tersebut diblokir di Aceh. karena, ditakutkan ini akan memicu perdebatan dan konflik baru yang terjadi antara kalangan pemuda dan MPU aceh.

Game PUBG ini juga berdampak buruk pada perkembangan otak anak yang di bawah umur. kecanduan dalam game ini dapat menganggu kesehatan mental dan meningkatkan tingkat depresi dan emosi anak-anak maupun orang dewasa bahkan mereka yang kecanduan dalam game PUBG ini mungkin menghabiskan lebih sedikit waktu untuk kegiatan lain seperti membaca, olahraga, dan susah berkonsentrasi dalam hal akademik dan ini cenderung akan menimbulkan Fobia sosial.

*Penulis Merupakan Mahasiswa Semester 4 Jurusan Ilmu Politik, Fisip Unsyiah

UNTUK HP

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *